Fistula ani sering terjadi pada pasien dengan riwayat abses perianal. Pada fistula ani terdapat hubungan antara anal canal dan kulit sekitar anus melalui terbentuknya saluran yang tidak normal. Ada beberapi jenis :
  • Intersphincteric fistula.
  • Transphincteric fistula.
  • Suprasphincteric fistula.
  • Extrasphincteric fistula.
Diagnosis Secara klinis pasien mengeluh sering mengeluarkan cairan bisa berupa nanah/ darah melalui lubang kecil ( external opening ) disekitar anus, kadang disertai nyeri. Adalah penting untuk mengetahui jenis fistula, alat diagnostik yang paling akurat saat ini adalah MRI anorektal.   Penanganan Penangananny diperlukan tindakan pembedahan. Ada beberapa metode operasi yang digunakan, tergantung dari lokasi dan kompleksitas fistula serta ada tidaknya keterlibatan sphincter ani ( otot sphincter anus ).
  • Fistulektomi : saluran fistula dieksisi ( dibuang ) dan luka operasi dibiarkan terbuka yang kemudian akan sembuh sendirinya, umumnya perlu waktu 3-4 minggu.
  • Advancement Rectal Flap : lubang fistula pada anus ditutup dengan menggunakan jaringan sekitarnya.
  • Seton
  • Fibrin Glue / Collagen plug

Penanganan fistula dengan seton

WhatsApp chat