Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Dokter Spesialis Bedah Pencernaan

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Dokter Spesialis Bedah Pencernaan

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

( Dokter Spesialis Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu dan Pankreas )

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

( Dokter Spesialis Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu dan Pankreas )

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

( Dokter Spesialis Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu dan Pankreas )

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

( Dokter Spesialis Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu dan Pankreas )

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

( Dokter Spesialis Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu dan Pankreas )

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Dokter Spesialis Bedah Pencernaan

Praktek :
1. RS Puri Indah, Kembangan Jakarta Barat. Senin – Jumat 11.00-13.00, Sabtu 14.00-16.00
2. RS Bethsaida , Gading Serpong, Tangerang. Senin – Jumat 18-20. Sabtu by appoinment

About Me

Dr Eko Priatno SpB KBD – Dokter Spesialis Bedah Pencernaan Bedah Digestif (Bedah Saluran Cerna, Hati, Empedu Dan Pankreas) di Indonesia. Menyelesaikan pendidikan/fellowship bedah minimal invasive/ bedah robotic kanker usus besar/ kolorektal di center kolorektal ternama di Seoul, Korea Selatan. Dr. Eko Priatno, SpB- KBD dalam menjalankan praktek bedah digestif dengan senantiasa mengutamakan keselamatan pasien ( patient safety surgery ) serta menerapkan metode bedah yang berbasis bukti ilmiah terkini ( evidence based surgery )

For Emergencies Call : 0858 147 888 60

Our Commitment

Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia secara profesional, transparan, jujur dan bermartabat sesuai dengan keahlian yang kami miliki.

Practice Areas

Bedah minimal invasive

Bedah minimal invasive / laparoskopi pada saluran cerna ( termasuk kanker ), hati, empedu ( batu empedu ) dan pankreas.

Kanker usus

Usus besar (kolorektal), lambung, esofagus (kerongkongan), skreening kanker usus besar-lambung

Saluran Cerna

Menangani penyakit non kanker pada saluran cerna seperti bedah obesitas (bariatric), sumbatan usus, penyakit radang usus, radang usus buntu (appendisitis), hernia, wasir, fistel / abses perianal.

Hati

Kanker hati, abses

Empedu

Batu empedu, kanker pada saluran / kandung empedu

Appointment

  • Gastrointestinal, liver and pancreas center RS Puri Indah, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610, Indonesia, Telp +62 21 2569 5200 ( ext 2 ) : Senin – Jumat 08.00-13.00, Sabtu 14.00-16.00
  • RS Bethsaida, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong Kav.29 Gading Serpong-Tangerang 15810, Telp +62 21 2930 9999 : Senin – Jumat 17.00-20.00, Sabtu : by appointment only.

Apa kata pasien kami?

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Dokter Spesialis Bedah Pencernaan

Operasi kanker usus besar dengan sayatan kecil / minimal invasive / key hole surgery ( Joe- Jakarta )

“Sejak 6 bulan yang lalu orang tua saya didiagnosis kanker pada rektum ( usus besar bagian akhir) di salah satu RS di Penang, dokter menyarankan operasi dengan tehnik minimal invasive. Karena mental mama belum siap kami memutuskan menunda operasi. Atas saran teman kantor yang kebetulan orang tuanya pernah menjalani operasi kanker yang sama, kami disarankan ketemu dr. Eko Priatno, Konsultan bedah digestive di RS Puri Indah Jakarta. Setelah diperiksa, kesimpulannya mama harus dioperasi dengan tehnik laparoskopi/minimal invasive. Kami bersyukur dr. Eko juga mengerjakan operasi yang sama dengan di Penang. Akhirnya kami mempercayakan dr. Eko untuk menangani operasi mama saya. Puji Tuhan operasi berhasil dan tidak perlu pasang kolostomi. Sekarang mama sudah sehat kembali dan bisa beraktifitas normal. Terima kasih dr. Eko, semoga Tuhan selalu menjaga kesehatan dokter agar bisa membantu pasien-pasien dengan kanker usus besar..”

Operasi batu empedu ( Antonius Sutedja, Jakarta )

Sebulan yang lalu saya didiagnosa batu empedu di Singapore dan dokter menyarankan operasi. Atas saran sahabatku direkomendasikan untuk second opinion dengan dr. Eko Priatno, Spesialis bedah Digestif di RS Puri Indah, pendapat dr. Eko sama dengan dokter Singapore yaitu operasi pengangkatan kantong empedu dengan tehnik laparoskopi. Akhirnya kami mempercayakan penanganan penyakit saya pada dr. Eko. Puji Tuhan operasi berjalan sukses dan sudah dibolehkan pulang pada hari ke 2 sesudah operasi. Sekarang sudah bebas dari keluhan batu empedu. Thanks alot dr. Eko, GBU.

Nyeri pada anus ( Juan, Jakarta )

Sekitar bulan Juli 2016 saya mengalami nyeri yang cukup menyiksa di sekitar area anus, setelah saya mencoba konsultasi dengan dokter Eko, ternyata saya mengalamai abses perianal. Akhirnya saya menjalankan operasi abses tersebut. Saya kira akan mengalami nyeri luar biasa pasca operasi, ternyata rasa nyeri itu berangsur hilang dan sembuh. Saya juga sangat puas dengan pelayanan dari dokter Eko. Beliau sangat baik dan care terhadap pasien. Sikap yang ramah membuat pasien juga nyaman untuk berkonsultasi dengan dokter Eko.
Akhir kata, saya hanya dapat mengucapkan thanks buat dokter Eko, maju terus dan tetap ramah untuk melayani pasien2nya. Sukses dan God Bless You.

 

Penyakit di saluran empedu sukses dioperasi ( Khou Ciau Liang, Pontianak )

Saya menderita sakit batu di saluran empedu berdasarkan hasil pemeriksaan mrcp/ercp sehingga dipasang stein di Kucing, Malaysia yang bergunà hanya 6 bulan dan mesti diganti,karena hal tersebut atas saran keluarga maka sebaiknya dioperasi saja ,maka kami berkonsultasi ke dr Eko Priatno SpB KBD dan dengan hasil konsultasi tersebut maka dilakukan pegangkatan batu di saluran empedu tersebut dengan hasil yang sangat baik dan sukses diangkat baik batu maupun stein yg pernah dipasang, dengan tidak ada rasa sakit dan pemulihan yang cepat ,maka sekarang saya sudah sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa lagi.Terima kasih dr Eko Priatno, SpB.KBD sekiranya tuhan selalu memberkati.amin

Operasi laparoskopi batu empedu ( Henny Anggarwati, Jakarta )

Sekitar 1 tahun yang lalu saya sering mengeluh nyeri ulu hati, bila makan terasa cepat kenyang dan terasa mual. Sudah berobat ke beberapa dokter selalu dibilang sakit maag. Setelah berobat ke dr. Eko langsung disarankan USG ternyata ada batu empedu. Dokter menyarankan operasi dengan tehnik modern yaitu operasi dengan sayatan kecil ( laparoskopi). Terima kasih atas pertolongan dr. Eko, sekarang keluhan saya sudah hilang dan sudah bisa makan yang enak-enak lagi.

Operasi wasir minimal nyeri ( Andreas Wibowo, Jakarta )

Thanks dr. Eko Priatno sekarang saya sudah bebas wasir. Operasi tidak nyeri,pagi operasi sorenya langsung pulang..

Health info

Cara Mengobati Fistula Ani

Cara Mengobati Fistula Ani

Cara Mengobati Fistula Ani – Berikut merupakan cara mengobati fistula ani yang dapat Anda coba sekaligus menyembuhkan sfingter ani. Fistula ani juga dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak di sekitar anus, serta keluarnya nanah yang berbau busuk saat buang air...

read more
Cara Mengobati Kanker Usus

Cara Mengobati Kanker Usus

Cara Mengobati Kanker Usus - Kanker usus besar merupakan keganasan yang menyerang saluran pencernaan, terutama usus besar dan rektum. Ada beberapa jenis terapi pengobatan kanker usus besar yang bisa dilakukan. Pilihan terapi akan unik untuk setiap individu dan...

read more
Cara Mengobati Batu Empedu

Cara Mengobati Batu Empedu

Cara Mengobati Batu Empedu - Penyakit batu empedu atau cholecystolithiasis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan nyeri perut secara tiba-tiba akibat terbentuknya batu di kantong empedu. Penyakit batu empedu juga dapat terjadi pada saluran empedu. Cara Mengobati...

read more
Cara Mengobati Penyakit Hernia

Cara Mengobati Penyakit Hernia

Cara Mengobati Penyakit Hernia - Hernia merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika suatu organ dalam tubuh menekan dan menonjol melalui otot yang lemah atau jaringan ikat di sekitarnya. Jaringan ikat tubuh harus cukup kuat untuk menahan organ pada tempatnya. Cara...

read more
Cara Mengobati Penyakit Wasir

Cara Mengobati Penyakit Wasir

Cara Mengobati Penyakit Wasir - Memiliki penyakit Wasir atau biasa disebut ambeien tentu sangat menyiksa. Belum lagi, penyakit ini juga bisa menyebabkan sembelit bahkan tinja berdarah. Apa saja pilihan pengobatan sebagai cara mengobati wasir dari obat-obatan di apotik...

read more
Apa itu CAPD dan Pemasangannya

Apa itu CAPD dan Pemasangannya

Apa itu CAPD dan Pemasangannya – Ketahuilah ada satu cara alternatif selain hemodialisis ( cuci darah ) yang dapat dilakukan pada pasien gagal ginjal. Namanya adalah CAPD. CAPD atau bisa disebut (continuous ambulatory peritoneal dialysis) merupakan cara mencuci atau...

read more
Health Video

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Dokter Spesialis Bedah Pencernaan Bedah Digestif

Contact us

KOnsultasi

+62858 147 888 60

v

Whatsapp

+62858 147 888 60

email

eko_priatno2002@yahoo.com

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD. All Rights Reserved.

Whatsapp Now
"; Mengenal Kanker Usus Besar dan Penanganannya | Info Seputar Kanker

Mengenal Kanker Usus Besar Dan Penanganannya – Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak normal yang tidak terkendali. Jika tidak diobati, kanker akan terus tumbuh dan menyebar ( metastasis ) ke organ sekitarnya. Organ jauh yang sering menjadi tempat penyebaran kanker usus besar adalah hati, paru, otak dan tulang.

Mengenal Kanker Usus Besar Dan Penanganannya

Kanker sering terjadi pada usia lanjut, karena sistem pencernaan dalam tubuh mulai mengalami penurunan. Simak penjelasan mengenai beberapa pertanyaan yang selalu dicari jawabannya oleh beberapa orang atau pasien.

Apa Yang Menjadi Penyebab Penyakit Kanker Usus Besar ?

Umumnya kanker usus besar berasal dari polip usus besar. Dengan berjalannya waktu polip membesar dan berubah sifat menjadi kanker. Populasi dengan riwayat keluarga kanker ( genetik ) memiliki kemungkinan menderita kanker usus besar lebih tinggi.

Penderita Adenomatous polyposis syndromes ( FAP ) dan Hereditary Nonpolyposis Colorectal Cancer (HNPCC) syndromes juga merupakan faktor penyebab kanker usus besar.

Faktor lain yang diketahui menjadi penyabab kanker usus besar adalah

Apa saja gejala dan tanda – tandanya ?

Umumnya pasien tidak menunjukkan gejala, sehingga sangat penting melakukan deteksi dini pada populasi berusia mulai 50 tahun. Pada kanker yang lanjut, keluhan dapat bermacam – macam.

  • Bab berdarah yang sering dianggap sepele sebagai wasir. Pada populasi dengan perdarahan waktu bab yang berusia 50 tahun wajib diperiksa ke dokter. Perdarahan yang terjadi dapat sangat minimal dan tidak terlihat sehingga hanya memberikan gejala berupa anemia defisiensi besi ( lemah, pucat ).
  • Perubahan pola defekasi ( diare atau sulit bab )
  • Bila tumor terus membesar, dapat terjadi sumbatan usus dengan keluhan perut kembung, tidak bisa bab/ kentut serta muntah.
  • Berat badan menurun
  • Bab dengan feses kecil seperti pencil
  • Bab tidak puas
  • Nyeri di anus

Kapan Harus Berkonsultasi Dengan Dokter Bila Dicurigai Kanker Usus?

  • Setiap pasien dengan bab berdarah
  • Perubahan pola bab seperti diare berkepanjangan atau bab tidak teratur
  • Sensasi tidak puas setelah bab
  • Nyeri perut / kembung disertai mual, muntah
  • Berat badan turun

Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk mendiagnosis kanker usus besar ?  

Jika anda memiliki keluhan bab berdarah atau ada perubahan pola bab, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari penyebabnya.

  • Pemeriksaan colok dubur yaitu dokter akan memasukkan jari ke anus melalui dubur.
  • Kolonoskopi yaitu pemeriksaan endoskopi dengan cara memasukkan alat endoskop melalui anus untuk melihat permukaan mukosa usus besar. Melalui pemeriksaan ini dapat dideteksi polip atau kanker usus besar.
  • Jika pada kolonoskopi ditemukan tumor, maka akan dilakukan biopsi untuk pemeriksaan patologi anatomi, dari hasil patologi anatomi dapat diketahui apakah anda menderita kanker atau bukan.
  • CT Scan abdomen dan thorax untuk kepentingan mengetahui sejauh mana kanker telah menyebar / apakah masih bisa dilakukan operasi.

Apa pengobatan terbaik kanker usus besar ?

Pengobatan tergantung satdium kanker. Pada kanker stadium I-III pengobatan terbaik kanker usus besar adalah operasi. Tujuannya mengangkat kanker beserta jaringan limfatik sekitarnya sehingga dicapai kondisi yang bebas tumor setelah operasi.

Bagaimana mencegah kanker usus besar ?

Pencegahan terbaik adalah dengan cara deteksi dini serta mengobati sebelum kanker menyebar. Program deteksi dini mulai usia 50 tahun pada populasi yang tanpa riwayat keluarga kanker dan mulai 40 tahun pada populasi dengan riwayat keluarga kanker. Skrening yang dilakukan meliputi :

  • Pemeriksaan darah samar feses tiap tahun dikombinasi dengan flexible sigmoidoskopi tiap 5 tahun
  • Kolonoskopi tiap 10 tahun

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pencegahan kanker usus besar, antara lain :

  • Berhenti merokok.
  • Konsumsi aspirin dosis rendah tiap hari
  • Konsumsi asam folat
  • Olahraga teratur
  • Banyak konsumsi buah-buahan dan sayur
Whatsapp Now