Batu empedu sering terdeteksi secara kebetulan sewaktu medical check up. Sebelum dilakukan operasi, ada beberapa pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui kesehatan anda seperti fungsi hati, ada tidaknya batu disaluran empedu.

Pemeriksaan yang diperlukan antara lain :

  • USG abdomen
  • MRCP
  • Cek darah
  • Foto rontgen dada
  • EKG ( rekam jantung )

USG abdomen merupakan pemeriksaan yang paling sering dikerjakan pada pasien dengan batu empedu yang bergejala. Pemeriksaan ini bersifat non-invasive, tidak ada radiasi, tidak nyeri, tidak ada efek samping serta dapat dikerjakan rawat jalan. Pasien perlu puasa 8 jam sebelum pemeriksaan ini untuk mendapatkan gambaran kandung empedu yang terdistensi sempurna dengan gambaran batu empedu bisa lebih jelas.

MRCP merupakan pemeriksaan untuk melihat ada tidaknya batu di saluran empedu.

Pemeriksaan laboratorium darah, EKG dan foto thorax merupakan bagian dari persiapan prabedah. Pemeriksaan / konsultasi prabedah meliputi pemeriksaan oleh dokter spesialis anestesi, spesialis penyakit dalam, spesialis jantung dan spesialis paru tergantung usia dan penyakit penyerta pasien.

Satu hari sebelum operasi ( H-1)

Perawat akan menelpon anda untuk mengingatkan jam berapa anda harus masuk RS.

Pada hari operasi

Anda harus masuk RS pada jam yang ditentukan. Puasa makan-minum 6 jam sebelum operasi. Pada saat masuk RS anda akan diinfus, dan perawat serta dokter jaga akan mempersiapkan segala yang diperlukan sebelum operasi. Antibiotik profilaksis diberikan 1 jam sebelum operasi.

Operasi dilakukan dengan membuat 3 buah sayatan kecil 5-10 mm di dinding perut, melalui alat teropong ( laparoskop) yang berfungsi sebagai mata ahli bedah untuk melihat organ dalam rongga perut serta beberapa instrumen kecil yang dibuat khusus untuk mengangkat kandung empedu. Operasi berlangsung kurang lebih 30-45 menit dan pasien akan dibius umum ( general anestesi ). Luka operasi dijahit dengan benang yang diserap ( absorbable suture ). Setelah operasi pasien akan dimonitor di ruang pemulihan sekitar 1 jam, setelah sadar betul, baru dipindah ke ruangan perawatan. Ada beberapa kondisi yang tidak bisa dilakukan operasi dengan laparoskopi, dan diperlukan konversi ke open surgery, Kondisi seperti ini akan dijelaskan oleh ahli bedah sebelum operasi.

Setelah operasi, pasien akan diberikan obat anti nyeri. Lama rawat setelah operasi antara 24-48 jam setelah operasi lalu pasien dapat rawat jalan.

WhatsApp chat