Sembuhkan Gerd Dengan Bedah Minimal Invasif – Jika anda mengeluh dada terasa seperti terbakar akibat asam lambung naik ( GERD) yang tidak sembuh dengan minum obat-obatan, maka bedah minimal invasive menjadi opsi terakhir yang dapat memberikan solusi terhadap pasien GERD.

Pada pasien dengan GERD, terjadi refluks asam lambung ke kerongkongan, sehingga rasa panas didada kadang menjalar sampai leher. Gejala lain yang bisa muncul antara lain muntah, sulit menelan, batuk dan sesak napas.

APA PENYEBAB GERD ?

Ketika makan, makanan dari mulut akan masuk ke lambung melalui kerongkongan ( esofagus ). Pada perbatasan antara esofagus dan lambung terdapat katup/ klep yang berfungsi mencegah makanan masuk kembali ke esofagus dari lambung, bila klep ini lemah, maka akan terjadi refluks/ kembalinya isi lambung yang bersifat asam ke kerongkongan yang akan meyebabkan efek iritasi akibat zat asam lambung, isitasi ini memberikan sensasi seperti terbakar di dada. Bila iritasi ini dibiarkan terus, akan meyebabkan perubahan selaput lendir di esofagus yang dikenal sebagai Barrett’s esophagus, kondisi ini cukup serius karena merupakan kondisi prekanker artinya bila dibiarkan akan menjadi kanker.

KONDISI APA YANG DAPAT MEYEBABKAN GERD ?

Sembuhkan Gerd Dengan Bedah Minimal Invasif – Sebagian orang memang dilahirkan dengan kondisi klep antara esofagus dan lambung yang lemah. Kondisi lain yang dapat menyebabkan GERD adalah antara lain makanan berlemak, pedas, beberapa obat – obat tertentu, perokok, alkohol, dan obesitas. Hiatal hernia merupakan kelainan anatomis yang paling sering menyebabkan GERD dan biasanya perlu dikalukan koreksi bedah. Pada kondisi ini bagian atas lambung masuk ( hernisasi ) ke sekat rongga dada / diafragma.

Gambar hiatal hernia

Sembuhkan Gerd Dengan Bedah Minimal Invasif

GERD umumnya ditangani dengan 3 metode :

  1. Perubahan gaya hidup

Pada umumnya, perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, stop minum alkohol dan merokok  akan mengurangi keluhan GERD.

  1. Obat

Jika keluhan menetap dengan perubahan pola hidup, maka diperlukan terapi dengan obat-obatan seperti antasida dan obat penghambat asam lambung  serta obat prokinetik untuk mempercepat pengosongan lambung sehingga isi lambung tidak refluks/ naik ke kerongkongan.

  1. Bedah

Pasien yang tidak membaik dengan perubahan pola hidup dan obat-obatan, merupakan kandidat pasien yang perlu pembedahan untuk menkoreksi hiatal hernia dan operasi untuk memperkuat klep antara esofagus dan lambung ( funduplicatio ). Pembedahan sangat efektif dalam mengatasi keluhan GERD. Prosedur bedah funduplicatio dapat dikerjakan secara minimal invasive tanpa sayatan besar dimana bagian atas lambung diligkarkan di bagian bawah esofagus, tehnik ini secara anatomis berfungsi sebagai penguat klep dan koreksi hiatal hernia juga dilakukan pada saat yang bersamaan.

Gambar tehnik bedah funduplicatio untuk mengatasi GERD

 

Apa kelebihan tehnik operasi minimal invasive /laparoskopi?

  1. Nyeri pasca operasi minimal
  2. Lama rawat RS singkat
  3. Lebih cepat kembali bekerja
  4. Bekas luka operasi minimal/ hampir tidak terlihat

Apa harus harus dipersiapkan sebelum operasi?

  1. Cek darah, rontgen paru dan rekam jantung tergantung usia dan kondisi penyakit penyerta.
  2. Mandi dengan sabun antiseptik 2 jam sebelum operasi
  3. Puasa minimal 6 jam sebelum operasi
  4. Stop obat pengencer darah seperti aspirin, Vit E, obat-obat rhematik 1 minggu sebelum operasi
  5. Berhenti merokok 1 minggu sebelum operasi

Apa yang dilakukan pada hari operasi ?

  1. Anda masuk RS pagi jam 07.00 untuk memulai proses persiapan operasi
  2. Akan dilakukan pemasangan infus oleh suster di ruang perawatan
  3. Antibiotik profilaksis untuk mencegah infeksi luka operasi disuntikkan 1 jam sebelum operasi
  4. Operasi dilakukan dengan bius umum, operasi berlangsung sekitar 2 jam
  5. Pasien sudah boleh pulang ke rumah hari ke 2 -3 setelah operasi

Apa efek samping operasi ini?

Umumnya pasien membaik keluhannya pasca bedah. Efek samping jangka panjang jarang dijumpai. Beberapa pasien mengeluh kesulitan menelan, namun keluhan ini hanya berlangsung sementara, akan membaik dengan sendirinya, beberapa pasien mengeluh kembung.

Apa komplikasi yang bisa muncul?

  1. Perdarahan
  2. Cedera esofagus, limpa, liver, usus.
  3. Infeksi luka operasi

 

WhatsApp chat